Thursday, April 9, 2015

Teknologi Web

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WEB

     Perkembangan aplikasi web saat ini sangat pesat. Aplikasi web yang semula hanya merupakan aplikasi statik, sekarang telah menjadi aplikasi web yang sangat dinamis dan interaktif. Aplikasi web juga tidak lagi digunakan untuk media promosi semata. Aplikasi web bahkan saat ini sudah digunakan untuk aplikasi bisnis dengan skala yang besar. 
    
       Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Identifier (URI). Sebuah halaman Web diakses dengan cara mengikuti link yang menuju kepadanya, menggunakan browser Web.
       • URL menunjukkan lokasi dokumen yang dikelola oleh sebuah server Web. 
       • URL diubah menjadi alamat IP server Web 
       • Browser kemudian mengirimkan request http 
       • Server Web akan menjawab dengan memberikan dokumen yang diminta, dalam format HTML.
Sebenarnya tidak ada kesepakatan adanya versi dalam aplikasi web, namun untuk memudahkan pembahasan dan menandai munculnya perkembangan teknologi web, banyak praktisi yang memberi label Web 1.0, 3.0. 


Web 1.0 
Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Sifat web 1.0 adalah read.


Web 2.0 
 Inovasi dalam dunia web semakin hari kian mengalami perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004.  Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut”  Sifat dari web 2.0 adalah read write.

Perbandingan Web 1.0 dan Web 2.0
Perbandingan aplikasi Web 1.0 dengan Web 2.0 digambarkan Chris Wolz (2008) dalam sebuah presentasi seminar tentang Web 2.0 dan Media Sosial. Ia menggambarkan hubungan yang searah, statis, dan saling berdiri sendiri antara pemilik/penerbit situs dengan pembacanya dengan fokus adalah “saya” sebagai pemilik situs dan situs itu sendiri. Dalam aplikasi Web 2.0, terdapat hubungan yang saling berjejaring antara pemilik maupun pembaca, bahkan “Anda” sebagai pembaca adalah fokus. Chris Wolz, “Web 1.0 vs Web 2.0: It’s All About You”, Presentasi pada Web Executive Seminar: Social Sites for Social Goods, 26 Februari 2008.


Teknik yang digunakan:
• CSS (Cascading Style Sheet) untuk bahan isi dan presentasi serta mempercantik desain. 
• Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata   yang berkaitan dengan content tersebut). 
• XML(eXtensible Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data. 
• Teknik Aplikasi Internet 
• HTML dan XHTML (eXtensible HyperText Markup Language). 
• Weblog-publishing tools 
• Wiki atau forum software,dll 
• JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis, 
• Teknologi penggabungan dari JavaScript dan XML saat ini yang marak disebut dengan AJAX (Asynchorous JavaScript And XML) yang menekankan pada pengelolaan content dalam website adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. 


Karakteristik Web 2.0 
Kemudahan berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data tersebut antara lain CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristiknya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0. Dukungan AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML pada Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar situs penyedia e-mail. Kombinasi media komunikasi seperti Instant Messenger (IM) dan Voice over IP (VoIP) akan semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs tersebut. Perkembangan Web 2.0 

Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya Web 2.0 diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program desktop pada umumnya seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah bersifat seperti desktop, seperti drag and drop, auto-complete, serta fungsi lainnya. Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).


Continue Reading...

Followers

Follow The Author