Friday, March 18, 2016

#PETGAME - Sejarah Game

Share it Please

              Game sebagai sebuah media hiburan yang mampu menghasilkan pengalaman menyenangkan yang maksimal. Game juga mampu memberikan banyak manfaat positif, khususnya yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan berpikir dan motorik halus. Game tidak hanya dimainkan oleh anak – anak tetapi dapat dimainkan Game sebagai sebuah media hiburan yang mampu menghasilkan pengalaman menyenangkan yang maksimal. Game juga mampu memberikan banyak manfaat positif, khususnya yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan berpikir dan motorik halus. Game tidak hanya dimainkan oleh anak – anak tetapi dapat dimainkan oleh semua usia. Jadi tidak ada kata terlalu tua untuk bermain game. :D

GAME KONVENSIONAL


Permainan trandisional memang sudah banyak terlupakan bahkan jarang sekali kita melihat anak zaman sekarang melestarikan permainan pada zaman dahulu. Anak - anak bahkan lebih banyak main gadget daripada main di luar rumah. Padahal, permainan di luar lebih seru, beragam dan melibatkan aktivitas motorik pada anak supaya selalu aktif. 

Berikut ini contoh - contoh permainan pada zaman dahulu:

1. Permainan Taplak













Dapat digunakan kapur untuk menggambar arena yang akan digunakan untuk bermain. Arena berbentuk kotak-kotak, ada satu kotak dan kotak yang terbagi 2 dengan gambar setengah lingkaran pada bagian atas yang menyerupai gunung. Ada pula arena bermain yang berbentuk kotak-kotak seperti jaring-jaring kubus.

Cara bermain:
Tiap anak mengambil batu kecil dan berusaha melemparkan ke arena, mulai dari kotak yang pertama. Lalu anak akan berjinjit masuk ke dalam kotak-kotak tersebut. Setalah berhasil sampai ujung, anak akan berusaha kembali ke tempat asal, sampil memungut batu miliknya pada kotak sebelum kotak yang terdapat batu miliknya. Giliran akan berganti bila saat anak berjinjit, dia menyentuh garis atau salah melemparkan batu.

Setelah berhasil menempatkan batu sampai ujung, dia akan mendapatkan bintang. Dimana bintang diletakkan, ditentukan dengan melemparkan batu ke kotak yang diinginkan. Kotak yang terdapat bintang miliknya tidak boleh diinjak oleh lawan-lawannya sehingga akan menyulitkan lawan. Anak yang paling banyak mendapatkan bintang adalah pemenangnya.


2. Petak Benteng 












Permainan berkelompok yang terbagi menjadi 2 tim.
Cara bermain:
Masing-masing tim menentukan bentengnya, dapat berupa pohon, tiang, atau tembok. Mereka berusaha menawan anggota tim lawan agar dapat merebut benteng lawan. Permainan dimulai dengan salah satu anggota keluar dari benteng, maka anggota tim lawan akan berusaha menyentuh orang tersebut. Tetapi anggota tim pertama dapat langsung menyerang dengan berusaha menyentuh pemain yang keluar tersebut begitu pula dengan tim lawan. Untuk menghindari disentuh, mereka dapat kembali ke benteng masing-masing.

Siapa yang tersentuh akan ditawan di benteng lawan. Teman satu tim dapat berusaha menyelamatkan teman-teman yang tertawan dengan mendatangi benteng lawan dan menyentuh teman-temannya, tetapi tentu saja tidak boleh tersentuh lawannya. Harus ada anggota tim yang menjaga bentengnya. Bila benteng lawan tidak ada yang menjaga, maka pemain dapat menyentuh benteng tersebut yang berarti tim tersebut menjadi pemenangnya.


3. Congklak

Permainan congklak menggunakan papan permainan yang memiliki 14 lubang dan 2 lubang induk yang ukurannya lebih besar. Dimainkan oleh 2 orang. Satu lubang induk terletak pada ujung papan dan lubang induk lainnya terletak di ujung lainnya. Di antara kedua lubang induk terdapat 2 baris yang tiap barisnya berisi 7 lubang yang jumlahnya 14 lubang.

Cara Bermain:

Tiap lubang kecil diisi dengan 7 biji yang biasanya terbuat dari kerang atau plastik. Kecuali lubang induk yang dibiarkan kosong. Setelah menentukan siapa yang akan mulai lebih dulu, maka permainan dimulai dengan memilih salah satu lubang dan menyebarkan biji yang ada di lubang tersebut ke tiap lubang lainnya searah jarum jam. Masing-masing lubang diisi dengan 1 biji. Bila biji terakhir jatuh di lubang yang ada biji-bijian lain maka biji yang ada di lubang tersebut diambil lagi untuk diteruskan mengisi lubang-lubang selanjutnya. Jangan lupa untuk mengisikan biji ke lubang induk kita setiap melewatinya. Sedangkan lubang induk lawan tidak perlu diisi.

Bila biji terakhir ternyata masuk dalam lubang induk kita, berarti kita bisa memilih lubang lainnya untuk memulai lagi, tetapi bila ternyata saat biji terakhir diletakkan pada salah satu lubang kosong, berarti giliran untuk lawan kita. Bila lubang tempat biji terakhir itu ada di salah satu dari 7 lubang yang ada di baris kita, maka biji yang ada di seberang lubang tersebut beserta 1 biji terakhir yang ada di lubang kosong akan menjadi milik kita dan akan masuk dalam lubang induk kita.

Setelah semua baris kosong, maka permainan dimulai lagi dengan mengisi 7 lubang milik kita, masing-masing dengan 7 biji dari biji yang ada di lubang induk kita. Dimulai dari lubang yang terdekat dengan lubang induk, bila tidak mencukupi maka lubang lainnya dibiarkan kosong dan selama permainan tidak boleh diisi.


GAME MODERN

Sejarah Handheld

Konsol Favorit Sepanjang Masa

Konsol genggam atau handheld console adalah mesin untuk memainkan game, bentuknya tidak lebih besar dari genggaman kedua tanganmu, mudah dibawa dalam genggaman, dan pastinya ringan. Kontrol, layar dan speaker semua jadi satu dalam satu unit. Tahun 1970an sebenarnya sudah ada yang mempelopori konsol genggam ini Coleco dan Milton Bradley, waktu itu disebut dengan handheld electronic game. Tapi keduanya tidak lagi dimasukkan dalam sejarah konsol genggam karena cuma bisa memainkan satu game.

Sejarah handheld meski didominasi oleh Nintendo meski sebenernya ada konsol handheld lain. Rata-rata memang berumur pendek dan bahkan nyaris tak terdengar. Barangkali karena udah terlibas duluan oleh Nintendo yang boleh dibilang merupakan rajanya pembuat Handheld Consoles. Mulai jaman Game Watch sampai yang paling canggih Nintendo DS, selalu aja disambut dengan sukacita oleh masyarakat. Ujung-ujungnya Nintendo meraup keuntungan yang sangat besar dari sini. Game-gamenya yang menarik, harga yang terjangkau dan bentuknya yang pas adalah sebagian dari kelebihan konsol handheldnya Nintendo. Di lain pihak, Nintendo juga paling tanggap dengan permintaan pasar. Hal ini bisa dilihat dari munculnya berbagai macam seri, misalnya Game Boy, diikuti dengan Game Boy Color, lalu Game Boy Advance. Nah kiat yang seperti itulah yang nggak bisa diikuti oleh para pesaingnya, hingga akhirnya mereka terlibas di pasar game, hilang begitu aja. Nintendo pulalah yang berhasil menerjemahkan dengan sangat baik apa yang dimaksud oleh gamer dengan konsol genggam. Makanya nggak heran deh, harus diakui karena Nintendo juga kalau konsol genggam menjadi konsol yang paling banyak diminati dari segala jenis usia.



Konsol Genggam Yang Terlupakan

Seperti yang sudah disebut bahwa sejarah konsol genggam didominasi oleh Nintendo, sejumlah konsol genggam lainnya juga pernah meramaikan pasar konsol.Persaingan yang keras membuat siapa yang paling inovatif dan yang bisa memuaskan selera pasar, dialah yang menang maka konsol-konsol di luar Nintendo tidak bertahan lama.

Beberapa jenis Handheld yang tidak tertahan lama:


1. Microvision Handheld

Konsol handheld pertama kali dalam sejarah konsol adalah Microvision yang didesain oleh Smith Engineering dan distribusinya oleh Milton-Bradley di tahun 1979. Layarnya kecil dan Cuma ada 13 game yang bisa dimainkan. Akhirnya umur konsol ini Cuma dua tahun saja. Keypadnya gampang rusak plus teknologi LCD sangat jelek.









2. TurboExpress















TurboExpress merupakan versi portable dari Turbo Grafx, rilis tahun 1990 dengan harga US$ 249,99. layarnya 66mm, kira-kira besarnya samalah dengan Game Boy. Gamenya yang paling terkenal adalah Falcon, dari genre flight simulator. Waktu dirilis, ini termasuk konsol genggam yang cukup canggih.


Namun kekurangannya adalah pada kapasitor dan sound systemnya yang kurang bagus.Sementara layarnya terdapat pixel yang buruk, ini membuat sejumlah teks tidak terbaca. Belum lagi baterenya yang cuma 3 jam. Tapi untuk ukuran konsol tidak sukses, sampai tahun 2007 lalu, TurboExpress berhasil terjual 1,5 juta unit.  




3. Game Park 32

















Aslinya dibuat oleh sebuah perusahaan Korea pada tahun 2001.Direncanakan khusus rilis untuk Eropa, dan pertama kali dirilis di Spanyol. Lalu diikuti di Itali, Portugis, Perancis dan Inggris.Secara komersil sih nggak terlalu sukses Cuma 30 ribu unit, tapi itu cukup menghidupi Game Park sampai 4 tahun kemudia merilis seri terbaru yang disebut dengan GP2X. Konsol ini sangat populer dikalangan pengembang dan para IT konsol game karena bisa dibilang konsol buatan selain Jepang yang lumayan sukses di Eropa. Gamenya yang terakhir rilis berjudul Blue Angelo, rilis tahun 2004 masih bisa didapat di Korea Selatan. Oh ya konsol ini juga masih banyak yang mainin loh di Korsel.






Game Konvensional VS Game Modern

Saat ini, mayoritas orang tua lebih memilih memberikan permainan digital atau perangkat elektronik kepada anak-anaknya. Demikian pula anak-anak, cenderung memilih permainan elektronik ketimbang permainan tradisional. Di tengah-tengah hal tersebut, pendiri merek alat main GummyBox yaitu Audrey Irawan, justru menciptakan permainan konvensional.
Kalau berkompetisi dengan aplikasi digital sepertinya sulit, karena mereka lebih mudah didapat di mana pun. Tetapi, kami mau memberikan pilihan lain dari cara bermain untuk anak-anak, bukan menggantikan game digital.  Jenis permainan yang ditawarkan Audrey, GummyBox, merupakan tipe konvensional yang didesain untuk mengasah keterampilan tangan dan kreativitas.
Permainan konvensional yang mengasah kreativitas seperti yang dihadirkan GummyBox merupakan penyeimbang untuk anak-anak agar tetap bermain permainan konvensional yang edukatif.

Berikut ini beberapa game pada masa ke masa:

1. Game generasi pertama


Pada sekitar tahun 1952, Alexander Shafto Douglas atau Sandy, menciptakan permainan komputer grafis disaat ia mengejar gelar di kuliahnya EDSAC computer di University of Cambridge. Permainan ini di beri nama “Tic-Tac-Toe”. Dari sinilah perkembangan game mulai bermunculan.


Akhirnya di tahun 1958, William Higinbotham mampu menciptakan video game pertamanya yang diberi nama “Tennis for Two”. Termasuk analog permainan komputer interaktif, dan salah satu permainan elektronik pertama yang menggunakan tampilan grafis. Brookhaven National Laboratory menjadi tempat di mainkanya game tersebut.







Kemudian di tahun 1962, game baru tercipta. Mahasiswa bernama Steve Russell menciptakanya game komputer interaktif pertama yang di beri nama “SpaceWar”. Permainan  inilah yang dimainkan dengan menggunakan komputer. Spacewar adalah salah satu permainan video komputer digital pertama.


Sedangkan game interaktif televisi pertama kali di temukan di tahun 1966. Ditemukan oleh Ralph Baer dan permainan tersebut di beri nama Chase. Ralph baer termasuk perintis, penemu, sekaligus insinyur dan terkenal dengan sebutan “Bapak Video game”.


Pada tahun 1971, Nolan Bushnell dan Ted Dabney bekerja sama menciptakan permainan Arcade SpaceWar. ini pertama kalinya permainan arcade di buat. Dan permainan ini diberi nama Computer Space. Game dengan coin untuk sistem pengoprasian.


Di tahun 1972, Bushnell bersama Dabney mendirikan perusahan yang di beri nama “Atari“. Namun masih di tahun yang sama, pembuatan video game justru di awali oleh Ralph Baer. Ia menciptakan home video game pertama dengan nama “Magnavox Odyssey” yang prototypenya di beri nama Brown Box yang laris di pasaran. Didalamnya terdapat 16 game sehingga konsol ini tercatat menjadi game konsol pertama di dunia. 

Pada tahun 1973, Tito Corporation juga ikut meramaikan dengan meluncurkan game “Elepong”, berbentuk ding dong. Atari merilis arcade Gotcha, dan Midway merilis Winner.
Tahun 1974, Nakamura Manufacturing (sekarang di kenal Namco) berkecimpung pula dalam video game setelah membeli Atari Jepang.

Barulah di tahun  1975, Atari meluncurkan video game arcade dengan nama “Pong”.  Dan ditahun yang sama game komputer pertama ikut dirilis, bernama Gunfight yang dirilis oleh Midway. Masih ditahun tersebut, rakasasa masa depan memulai usahanya dengan mendirikan Microsoft yang kelak menjadi pembuat home video game konsol di abad 20. Siapa lagi kalau bukan Bill Gates dan Paul Allen.

2. Game generasi kedua
Pada generasi kedua ini game dibuat dengan konsol 4 bit maupun 8 bit.

Di tahun 1976, Atari mendesain home video game versi Pong. Namun di tahun ini, Busnell memutuskan untuk menjual Atari pada Warner Communication. Namun ia masih bekerja di Atari hingga 1978. Yang kemudian Steve Jobs dan Steve Woznlak memutuskan untuk keluar dari Atari setelah menyelesaikan Breakout. Mereka mendirikan perusahaan untuk membuat komputer, yang hingga kini makin memfasilitasi kehidupan dunia di abad 20. Yang biasa kita kenal dengan Apple.

Berikut gambar game konsol Fairchild Channel F.

Tahun 1977, mulainya game konsol menggunakan catridge merambah. Atari meluncurkan VCS (Video Computer System)    “Atari 2600”. Dan beberapa game konsol lainya ditahun yang sama. Game pun kembali diramaikan.  Dengan munculnya home komputer   “Apple II”. Spesifikasi Apple II saat itu CPU 6502, RAM 4kb, dan fasilitas game di dalamnya.



        
Apple II  dan Atari 2600


Memasuki tahun 1978, Fitur-fitur baru senantiasa di perkenalkan. Atari memperkenalkan “trackball” untuk fasilitas game footballnya. Midway merilis game “Space Invader”. Game ini merupakan arcade pertama dengan adanya skor tertinggi di dalam permainan itu. Masih di tahun yang sama, “Handheld Microvision” dirilis oleh Milton Bradley. Perangkat game LCD ini adalah gabungan antara home console berbasis catridge dan bentuk portable. Dan yang paling ditunggu-tunggu, Magnavox kembali dengan merilis konsol manis dengan grafik bagus serta keypad berhuruf dan berangka. “Odyssey Ver 2”.

Beranjak ke tahun 1979, MatteLElectronics memperkenalkan Konsol Intellvision. Banyak dari home system yang lain menyesuaikan arcade menjadikanya acuan standart. Atari juga mencoba mengembangkan konsol yang terdapat hologram didalamnya, namun tak kunjung rilis. konsol ini dikenal dengan nama Cosmos. Ditahun ini adapun game “Asteroid”, game yang satu ini mampu mencatatkan skor tertinggi dengan 3 huruf pemiliknya dan mampu tersimpan di dalam mesin. Activision juga dibentuk di tahun ini, dengan pengembangnya adalah mantan anggota Atari, yaitu Larry Kaplan, Allan Miller, Davis Crane, dan Bob Wihtehead. “Activision” menjadi vendor software video game pertama. Sebenarnya ini tahun dimana PC yang mulai berkembang juga di lirik pasar.

Pada tahun 1980, Atari kembali menerbitkan game terbarunya “Missile Command”. game ini di program oleh Dave Theurer. Dan Namco Rilis game “Pacman” hingga 300ribu unit.

3. Game generasi ketiga 
Pada generasi ketiga ini sudah merebaknya konsol di dunia 8 bit Proccessor.
Tahun 1983, adalah tahun dimana game konsol semakin ramai di pasarkan. Salah satu yang masuk adalah Jepang Family Computer “FAMICOM”. Yang kemudian di kenal di seluruh dunia dengan sebutan Nintendo Entertainment System (NES). Tak kalah Sega Enterprise Tokyo juga memperkenalkan home video game system nya. Ditahun ini Rick Dyer illustrator Don Bluth membuat game fantasi petualangan “Dragon’s Lair” dibawah Cinematronics. Seakan bersaing, di akhir tahun 1983, SEGA merilis konsol game pertamanya “SG-1000” dengan catridge yang mampu memainkan Zaxxon dan Congo Bongo.
Dan disusul FAMICOM di tahun 1984, yang rilis hingga Amerika Serikat dan seluruh belahan dunia di kenal dengan NES (Nintendo). Inilah perang konsol game pertama yang terjadi, antara Nintendo dan Sega.

Atari merilis Marble Madness, desainernya masih tergolong muda, di desain oleh Mark Cerny yang masih berumur 17 tahun. Namun di tahun yang samaDivisi barang elektronik Atari justru di jual ke Tramel Technology Ltd. Dari Atari Inc. berubah menjadi Atari Corp. Pada tahun 1985, game “Space Harrier” diluncurkan oleh SEGA. Dan “Duck Hunt” diluncurkan oleh NES di US, setelah tahun sebelumnya di perkenalkan  di jepang. Menariknya game ini di mainkan menggunakan Pistol dalam berburu di dalam game tersebut.







Di tahun ini Commodore megeluarkan PC baru. dengan seri    “Amigo-1000” dengan kemampuanya dalam  multimedia. Dan Alex Pajitnov mulai mengembangkan game Tetris di Rusia.
Barulah di tahun 1986, Atari mengeluarkan 7800 ProSystem yang berkualitas grafik arcade.


4. Game generasi keempat
Pada generasi keempat ini berkonsol menjadi 16 bit.

SEGA merilis SEGA Genesis 16-bit di U.S. Dan di jepang terkenal dengan SEGA “MegaDrive”. Kehadiran sega kali ini seperti membawa angin segar untuk gamers di dunia. Karena grafiknya yang lebih tajam. NEC pabrikan konsol ini pun merilis “Turbo Grafx-16”. Yang di dalamnya terdapat teknologi besutan PC Engine dengan menampilkan 256 warna.

Ditahun 1990, tetris versi “game boy” menjadi trend dan tersebar ke seluruh dunia. Konsol portable Turbo Express keluaran NEC 16-bit pertama.Sega merilis game handheld “Game Gear”. Dan game boy bagai musik rock n’ Roll pada jamanya.


Trip Hawkins berkesempatan menjadi dewan di Electronic Arts, meski ia tak lagi memimpin EA. Namun pilihan itu tak ia ambil. Ia memilih untuk mendirikan 3DO. Dan “Turbografx CD” dirilis NEC sebagai ekspansi untuk Turbografx-16. Mengupgrade sistem tersebut dengan CD-ROM. SNK merilis “Neo-Geo” (AES). Masih berbasis catridge, dengan teknologi arcade NeoGeo.

Berlanjut di tahun 1991, dimana Nintendo memperkenalkan  konsol barunya, yaitu “Super NES” (SNES) dengan -16bit dengan game Super Mario World didalamnya diperkenalkan pula di A.S. Sesaat Nintendo sempat naik daun, akan tetapi Sega kembali merilis game  “Sonic The Hedgehog” sekaligus menjadi maskot Sega. Dan lagi-lagi, gamers di seluruh dunia kembali di cengangkan oleh SEGA, karena game ini memberikan grafis dan segi suara diatas game “Mario Brothers” dari Nintendo. Ini menjadi rival selama empat tahun.


Memasuki tahun 1992, Philips merilis video game rumahan berbasis CD, CD-i. Dan Sega merilis ekspansi dari sega Genesis menjadi Sega CD. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Hampir dipastikan Nintendo menguasai pasar dari awal kemunculanya hingga tahun 92 ini. Dan sangat mustahil untuk digulingkan. Akhirnya, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).

Turbo Grafx CD dan Sega CD, SNES sudah mulai kehilangan sedikit konsumenya terlebih beberapa pesaing siap dengan konsol barunya yang berbau CD. SNES saat itu tertarik terhadap Sony, salah satu perusahaan jepang yang cukup handal dalam penelitian CD. Beberapa hasil yang membuat Sony cukup terkenal di era 90-an adalah terciptanya perekam kaset, pemutar tape dan headset yang banyak di kenal dunia dengan sebutan Walkman. Padahal di tahun itu salah satu insinyur sony Ken Kutaragi cukup tergiur untuk merambah ke dalam konsol game. Namun di tolak oleh Vice President sony, Norio Ogha.
Akan tetapi di tahun 1988 SNES mengajak Sony untuk bekerja sama dalam pembuatan Super Nintendo CD. “Project Playstation-X” adalah nama proyek dalam pengembangan yang di sebutkan Kutaragi dengan bersemangat. Nah di tengah proyek sekitar tahun 91 Nintendo membatalkan kerjasama, dengan alasan, khawatir Sony akan memegang lisensi paten teknologi CD. Sehingga akan mengurangi laba Nintendo.
5. Game Generasi Kelima
Pada generasi kelima ini berkonsol 32 bit dan sudah mengganti menjadi CD.









Memasuki tahun 1993, sebenarnya sudah terdapat konsol 64-bit. Atari lah yang
pertama meluncurkanya, Konsol ini di namai “Jaguar”. Akan tetapi,pemasaran kurang bagus, sehingga banyak orang yang tidak mengetahuinya. Dan FUJITSU merilis konsol 32-bit pertama di dunia. Bernama FM Towns Marty. Hadir dengan kelengkapanya, CD-ROM drive dan DISC drive.


Game PC juga sudah mulai dikenal di pasaran. Salah satu diantaranya Myst yang ditebitkan oleh Brodebund. Game ini menjadi game terlaris. Tercatat hingga tahun 2002 menjadi yang terlaris (banyak terjual pada masanya game CD-room). Bahkan sang developer, Cyan merilis ulang untuk 8 jenis konsol lebih dan untuk perangkat lain, seperti IOS, AmigaOS  dan Microsoft Windows. Dan di tahun ini terlahirlah game bergenre FPS (First Person Shooter) pertama. Game besutan Id Software ini menjadi pelopor adanya game game bergenre FPS, game pada saat itu berjudul Wolfenstein 3D dan DOOM.

Memasuki tahun 1994, Sega kembali meluncurkan konsol portable berlayar LCD “Nomade”. Ini menjadi device portable pertama dengan kemampuan memainkan 16-bit color game. Namun kurang diterima karena harganya yang terlampau mahal. Bandai juga merilis konsol Playdia. Sistem multimedia keluarga yang berdasarkan CD. Joypad konsol ini menggunakan inframerah dalam pemakaianya.

Di tahun ini, beberapa konsol baru mulai di perkenalkan. Sega Saturn dan Playstation mulai debutnya di Jepang. Namun dengan berkembangnya game, tidak selalu diiringi segi positif. Di tahun tersebut banyak terjadi tindak kekerasan akibat video game. Sehingga Senat U.S. memberlakukan Entertainment Software Rating Board (ESRB).

Kemudian di tahun 1995, Sega Saturn dan Playstation-X mulai memasuki pasaran Amerika Serikat. Diperkenalkan melalui penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3). Acara ini pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Acara tahunan ajang hiburan dan game yang masih di selenggarakan hingga sekarang. Tak disangka sangka, Sony yang selama ini di ragukan  setelah ia pisah dengan Nintendo terlebih bukan produsen Konsol yang berpengalaman justru mencengangkan penduduk seluruh dunia. Yang saat itu Konsol hebat terkenal oleh produk-produk Nintendo dan Sega. Namun Playstation hadir dengan efek-efek baru yang diciptakan,seperti asap pada game dan efek transparan. Sehingga memikat para gamers di seluruh penghujung dunia. Meski disana Sega Saturn hadir dengan 8 processor. Ditahun ini Nintendo merilis Nintendo-64 di Jepang.

Dan  barulah di tahun 1996, Nintendo merilis Nintendo 64 dengan grafik 3D di Amerika Serikat. Dan Tamagotchi atau Virtual Pet Melanda Jepang maupun Amerika serikat. Game game yang di pasarkan di sekitar tahun ini adalah, “Super Mario 64” dengan efek 3D yang bagus, “Tomb Raider” yang diawal kemunculanya memikat, “Crash Bandicot” garapan Naugthy Dog menjadi terfavorit dan Capcom dengan Resident Evil, game yang banyak adegan banjir darah ini sempat tertahan oleh ESRB.

Di tahun 1998, Tak henti hentinya Nintendo meluncurkan lagi sistem game portable berlayar LCD,” Game Boy Color”. Meski di tahun berikutnya Nintendo mendapat saingan dari “NeoGeo Pocket Color” dari SNK.

6. Game generasi keenam
Pada game generasi keenam ini sudah menggunakan 128 bit dan Next Generation.


Tahun 1999, Sega berupaya untuk menarik para gamers agar kembali. dan merilis lebih awal dari PS2. Kini diperkenalkanya konsol 128-bit pertama,  “SEGA Dreamcast”. Konsol ini juga bekerja pada Microsoft Windows CE. Hasilnya cukup menggembirakan, konsol ini menjadi pelopor game daring dan mengembalikan reputasi Sega.



Namun memasuki tahun 2000, Sony merilis Playstation2 di Amerika, sehingga menghadirkan fenomena baru. Home video game 128-bit dilengkapi DVD player. Sony juga merilis ulang Playstation dengan nama baru PSone. Desain simple dan lebih murah. Namun denganlayar LCD dijual terpisah. 


Ditahun ini pula terlahirlah game terpopuler “The Sims” besutan Electronic Arts. Sukses dengan terjualnya 16 juta copy, baik dalam komputer maupun game konsol.
Kemudian di tahun 2001, munculah konsol game baru dari Microsoft. Diberi nama “XBox” dengan built-in hardrive dan port ethernet. Dan Nintendo merilis GameCube, yang merupakan Next gen konsolnya. Gamecube merupakan konsol Nintendo pertama yang menggunakan cakram optis. 

7. Generasi ketujuh
Setelah banyaknya generasi dan pada generasi ketujuh inilah memasuki era menggunakan HD.

Tahun 2004, Sony memproduksi game genggam. Konsol tersebut beresolusi tinggi yaitu “PSP” (PlayStation Portable) . Namun dalam proses pemasaranya masih kalah dengan Nintendo DS. Disi lain microsoft terus berkembang di dunia konsol dengan memperkenalkan “XBox360” untuk bersaing dengan Sony.
Di tahun ini game yang memiliki penggemar diseluruh dunia, yaitu Winning Eleven  memasuki edisi update yang ke 8, Disamping itu, game bergenre sama, dan sama-sama besutan KONAMI yaitu PES memasuki update ke 5. Keduanya sudah mampu digunakan untuk fitur online.
Ditahun 2005, Microsoft lebih dahulu mengeluarkan console next gen nya dangan mengeluarkan Xbox 360, kemudian di tahun 2006, Sony mengeluarkan produk anyarnya PlayStation3 yang dipenuhi fitur next gen.



SUMBER:
http://www.kaskus.co.id/thread/51cd6c8b8327cf0a6a00000a/sejarah-handheld-game-console-pict-amp-video/
http://blackonyou.com/kisah-dan-sejarah-game-dari-waktu-ke-waktu/
http://www.idntimes.com/megan/gimana-kabarnya-31-permainan-tradisional-ini-ya
http://kumpulan.info/keluarga/anak/247-permainan-anak-tradisional.html


No comments:

Post a Comment

Followers

Follow The Author