Saturday, March 19, 2016

#PETGAME - 3D Engine

Share it Please
Apa itu game? Apa itu engine?  dan kedua unsur tersebut dijadikan menjadi satu. Game merupakan arti dari permainan, bisa permainan tradisional maupun permainan dunia digital seperti dijaman sekarang ini tapi yang akan kita bahas lebih dalam adalah game yang bersifat digital atau console seperti game yang terdapat pada Playstation, X-box, PC game, dll. Engine merupakan mesin atau motor penggerak dan masi banyak lagi yang bisa didefinisikan, yang berarti objek yang bisa dipakai untuk menggerakan. Jadi Game Engine adalah mesin atau sistem yang digunakan untuk membuat atau mengembangkan video game. Game Engine tersebut ada yang berbayar dan ada juga yang tidak berbayar..

Berikut ini adalah beberapa Game Engine yang berbayar:

1. DarkBASIC


DarkBASIC adalah bahasa pemrograman yang mengkhususkan diri dalam pembuatan game. Hal ini dapat membuat kedua 2D dan 3D games, menyediakan fungsi perpustakaan yang memungkinkan permainan untuk diprogram dengan kode lebih sedikit daripada dengan bahasa seperti C ++ tanpa perpustakaan khusus seperti. DarkBASIC terdiri dari IDE, Debugger dan interpreter, dan mesin yang dibangun di atas DirectX 7. compiler yang dipancarkan Bytecode yang ditambahkan ke seorang penerjemah untuk membuat berdiri sendiri dieksekusi. 

Ini pertama kali dirilis pada tahun 2000 oleh DarkBasic Software Ltd (sekarang The Game Creators Ltd). Pada tahun 2002, The Game Creators merilis versi terbaru yang disebut DarkBASIC profesional dapat menggunakan versi yang lebih baru dari DirectX. Versi pra-profesional secara informal disebut sebagai DarkBASIC klasik untuk membedakan antara produk.

Saat DarkBASIC klasik versi 1.21, dirilis pada tanggal 14 Agustus 2008. Sejak diperkenalkannya DarkBASIC Profesional, The Game Creators telah menyatakan bahwa tidak akan ada update lebih lanjut untuk bahasa, meskipun masih akan dijual.

Fitur - Fitur pada DarkBASIC:

Audio/VideoExtensionSave
WaveWAVYes
Windows MediaWMA
Mpeg Layer 2MP2
Mpeg Layer 3MP3
MIDI PlaybackMIDI
RMIRMI
Scream trackerS3M
Fast TrackerXT
Impule TrackerIT
SoundTrackerMOD
CD AudioCDA
2DExtensionSave
BitmapBMPYes
Run Length Encoded BMPRLE
Device Independent BitmapDIB
Portable Network GraphicsPNG
JPEGJPGYes
DirectDraw SurfaceDDS
TargaTGA
PCXPCX
PhotoShopPSD
Tagged Interchange FormatTIFF
3DExtensionSave
3D Studio3DS
DirectXX
Dark Basic ObjectDBOYes


  

2. Torque 3D



Judul-judul yang dikembangkan dengan menggunakan Torque engine diantaranya BoneTown, Blockland, Marble Blast Gold, Minions of Mirth, TubeTwist, Ultimate Duck Hunting, Wildlife Tycoon: Venture Africa, ThinkTanks, The Destiny of Zorro, Penny Arca de Adventures dan permainan video S.P.A.Z., Frozen Synapse, The Cat and the Coup, dan BeamNG.drive.

Torque engine dan produk turunannya banyak tersedia lisensinya di GarageGames, sebuah perusahaan yang dibentuk oleh banyak anggota tim Tribes 2 di Dynamix. GarageGames kemudian diakuisisi oleh InstantAction, tapi pada 11 November 2010, InstantAction mengumumkan bahwa hal tersebut meredupkan penjualannya yang kemudian mencari pembeli yang berpotensial untuk Torque. Pada Januari 19, 2011, GarageGames mengumumkan mereka kembali ke nama lama mereka tetapi dengan pemilik yang baru. Torque 3D dan sebagian besar produk mereka yang lain siap untuk dilanjutkan dan didukung.

Torque 3D terbaru versi 1.2 dirilis di bawah lisensi MIT pada 20 September 2012, dan saat ini di versi 3,7. Dirancang sebagai penerus TGEA, Torque 3D yang mendukung fitur PhysX, fitur modern Shader, dan model canggih pencahayaan. T3D juga support pada Windows dan penyebaran browser berbasis standar. Torque engine mendukung pemuatan model 3D dalam DTS dan format file DIF. Bentuk DTS dan DIF kini telah digantikan oleh COLLADA, yang lebih sering mendukung format file. Format tersebut kini telah telah benar-benar usang, sementara DTS masih digunakan sebagai format internal.




3. CryEngine 



Game engine CryEngine dirancang oleh salah satu developer game besar asal Jerman yakni, Crytek. Crytek yang bermarkas di kota Frankfurt juga memiliki beberapa studio di beberapa negara diantaranya adalah Seoul, Nottingham, Bupadest, Kiev, Austin, Istanbul, dan Sofia. Software CryEngine memiliki lisensi hak milik sehingga hanya beberapa pihak yang boleh menggunakannya. Hingga saat ini, CryEngine mampu mendukung untuk pembuatan game bagi banyak platform, mulai dari PC Microsoft Windows, PlayStation 3, PlayStation 4, Xbox 360, Xbox One, Wii U, dan bahkan untuk platform mobile Android dan iOS.


Fitur –fitur dalam CryEngine

Kepopuleran sebuah game engine tentu dikarenakan fitur yang ada dildalamnya. Sebagai conroh, apakah mendukung untuk pembuatan grafis 3D, pembuatan karakter yang spesifik dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur atau keunggulan yang dimiliki game engine CryEngine:
  • Mendukung Simultan WYSIWYG pada semua platform di Sandbox Editor. Artinya adalah CryEngine mendukung suatu sistem dimana konten yang sedang dilakukan disunting akan tetap terlihat sama persis dengan hasil keluaran akhir.
  • Mendukung Material Editor, Flow graph, Track View Editor, tool pembuatan grafis jalan dan sungai.
  • Memiliki template pembuat kendaraan.
  • Dukungan streaming.
  • Mendukung tampilan pencahayaan alam dan bayangan lembut dinamis 3D dengan penumbra.
  • Dukungan Multi-core.
  • Iluminasi Real time global yang dinamis.
  • Adaptasi pencitraan dan mampu menghadirkan gambar high dynamic range (HDR) yang merata.
  • Mampu menghadirkan gradasi warna, blur pada gambar yang dalam hal ini adalah kedalaman ruang atau bokeh.
  • Tersedia Sistem animasi karakter dan karakter sistem individualisasi ditambah dengan facial editor animasi.
  • Menampilkan suara dinamis dan musik interaktif, ditambah audio lingkungan yang realistis.
  • Menampilkan lingkungan yang interaktif dan lingkungan yang sudah dirusak oleh damage pertempuran.
  • Tactical Point System untuk kelangsungan gameplay dan masih banyak lagi fitur serta keunggulan lain dalam game engine CryEngine.
Setidaknya CryEngine sudah berkembang menjadi 4 versi, dan versi yang paling baru adalah yang ke 4, dirilis pada pertengahan tahun 2013 ini. Berikut ini review CryEngine dari versi 1 sampai versi 4 selengkapnya:

CryEngine versi 1
Pada versi original ini, awalnya CryEngine cukup sukses untuk penggarapan game first person shooter Far Cry tahun 2004. Kala itu CryEngine dikembangkan oleh Crytek sebagai demo teknologi untuk Nvidia.  Ketika kartu video dengan dukungan untuk 3,0 pixel dan vertex shader dibebaskan, Crytek akhirnya kembali merilis CryEngine versi 1.2 dengan kemampuan lebih baik. Bahkan setelah itu dirilis juga CryEngine versi 1.3 yang menambahkan dukungan untuk pencitraan HDR. Pada versi-versi awal, CryEngine juga sempat dipakai untuk menggarap sebuah MMORPG berjudul Aion: The Tower of Eternity.

CryEngine versi 2
CryEngine versi 2 menjadi langkah yang besar bagi Crytek karena dengan versi ini hadirlah beberapa game populer terbaik seperti Crysis tahun 2007dan sekuelnya Crysis Warhead tahun 2008. Selanjutnya Pada 7 Maret 2011 sebuah developer game Simpson Studios resmi memakai CryEngine 2 untuk digunakan pada penggarapan Massively Multiplayer Dunia Virtual ( MMVW ) dengan judul terraformed Mars.  Tidak hanya perusahaan game saja, Ringling College of Art & Design menjadi institusi pendidikan tinggi pertama di dunia yang  menggunakan CryEngine 2 untuk tujuan studi.

CryEngine versi 3
Setelah CryEngine versi 2 penggunaannya garis besar untuk platform PC Microsoft Windows, untuk versi 3 kali ini lebih memiliki keunggulan karena sudah kompatibel untuk penggarapan game konsol. Alhasil semakin banyak developer game yang menggunakan CryEngine seperti Piranha Games, The Chinese Room, City Interactive, Capcom, Undead Labs dan masih banyak lagi yang lain. Dengan CryEngine 3 banyak bermunculan game-game berkualitas, diantaranya Crysis 3, MechWarrior Online, Sniper Ghost Warrior 2, State of Decay, dan Warface.

CryEngine 4
Merupakan versi terbaru dari CryEngine, dan sudah mendukung untuk pembuatan game konsol Next gen, PlayStation 4 dan Xbox One. Hingga artikel ini diturunkan, setidaknya ada beberapa developer yang menggunakan CryEngine 4 untuk proyek game mereka seperti Battlecry Studiosm, Arkane Studios, Cloud Imperium Games Corporation dan lain-lain.





Berikut ini adalah beberapa Game Engine yang tidak berbayar: 
1. OGRE

OGRE ( Object - Oriented Graphics Rendering Engine) adalah , mesin 3D fleksibel adegan - berorientasi ditulis dalam C ++ dirancang untuk membuatnya lebih mudah dan lebih intuitif bagi pengembang untuk menghasilkan aplikasi memanfaatkan grafis 3D hardware -accelerated . Perpustakaan kelas abstrak semua rincian menggunakan sistem perpustakaan yang mendasari seperti Direct3D dan OpenGL dan menyediakan sebuah antarmuka berbasis pada objek dunia dan kelas intuitif lainnya .


2. Blender

Blender adalah perangkat lunak untuk grafis 3 dimensi yang gratis dan populer di kalangan desainer. Blender memberikan spektrum pemodelan yang luas, texturing, pencahayaan, animasi dan video fungsionalitas, pengolahan pasca dalam satu paket. Blender adalah salah satu aplikasi grafis paling populer Open Source 3D di dunia.

Perangkat lunak ini juga memiliki fitur untuk membuat permainan. Blender tersedia untuk berbagai sistem operasi, seperti:

  • Microsoft Windows

  • Mac OS X

  • Linux

  • IRIX

  • Solaris

  • NetBSD

  • FreeBSD

  • OpenBSD.
Perangkat lunak ini berlisensi GPL dan kemudian kode sumbernya tersedia dan dapat diambil siapa saja. Di Blender juga tersedia Game Engine, mesin untuk membuat game menggunakan logic bricks, Dan ada juga Cycles render.

Tujuan yang dimiliki Blender bagi penggunanya adalah:
  1. 1.  Menetapkan layanan bagi pengguna aktif dan pengembang Blender.
  2. 2.  Mempertahankan dan meningkatkan produk Blender saat melalui sistem kode sumber          dapat diakses melalui GNU GPL ( General Public License)
  3. 3.  Membangun mekanisme pendanaan atau pendapatan yang melayani tujuan yayasan            Blender
  4. 4. Menyediakan seniman individu dan tim kecil dengan lengkap, sumber 3D dengan                 penciptaan bebas dan terbuka.


3. Unity 3D

Unity 3d adalah salah satu software yang bagus untuk mengembangkan game 3D dan selain itu juga merupakan software atau aplikasi yang interaktif dan atau dapat juga digunakan untuk membuat animasi 3 dimensi. Unity lebih tepat  dijelaskan sebagai salah satu software untuk mengembangkan video game atau disebut juga game engine , yang sebanding dengan game engine yang lain contohnya saja: Director dan Torque game engine. Unity sebanding dengan mereka ( Director dan Torque ) dikarenakan mereka semua sama – sama menggunakan grafis yang digunakan untuk pengembangan aplikasi 3D.

Unity merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan game multi platform yang didesain untuk mudah digunakan. Unity itu bagus dan penuh perpaduan dengan aplikasi yang profesional. Editor pada Unity dibuat degan user interface yang sederhana. Editor ini dibuat setelah ribuan jam yang mana telah dihabiskan untuk membuatnya menjadi nomor satu dalam urutan rankking teratas untuk editor game. Grafis pada unity dibuat dengan grafis tingkat tinggi untuk OpenGL dan directX. Unity mendukung semua format file, terutamanya format umum seperti semua format dari art applications. Unity cocok dengan versi 64-bit dan dapat beroperasi pada Mac OS x dan windows dan dapat menghasilkan game untuk Mac, Windows, Wii, iPhone, iPad dan Android.


Fitur - fitur pada Unity :

- Rendering
    Graphics engine yang digunakan adalah Direct3D (Windows, Xbox 360), OpenGL (Mac, Windows, Linux, PS3), OpenGL ES (Android, iOS), dan proprietary APIs (Wii). Ada pula kemampuan untuk bump mapping, reflection mapping, parallax mapping, screen space ambient occlusion (SSAO), dynamic shadows using shadow maps, render-to-texture and full-screen post-processing effects.[4]
Unity dapat mengambil format desain dari 3ds Max, Maya, Softimage, Blender, modo, ZBrush, Cinema 4D, Cheetah3D, Adobe Photoshop, Adobe Fireworks and Allegorithmic Substance. Asset tersebut dapat ditambahkan ke game project dan diatur melalui graphical user interface Unity.

- Scripting
    Script game engine dibuat dengan Mono 2.6, sebuah implementasi open-source dari .NET Framework. Programmer dapat menggunakan UnityScript (bahasa terkustomisasi yang terinspirasi dari sintax ECMAScript, dalam bentuk JavaScript), C#, atau Boo (terinspirasi dari sintax bahasa pemrograman phyton). Dimulai dengan dirilisnya versi 3.0, Unity menyertakan versi MonoDevelop yang terkustomisasi untuk debug script.

- Asset Tracking
Unity juga menyertakan Server Unity Asset – sebuah solusi terkontrol untuk defeloper game asset dan script. Server tersebut menggunakan PostgreSQL sebagai backend, sistem audio dibuat menggunakan FMOD library (dengan kemampuan untuk memutar Ogg Vorbis compressed audio), video playback menggunakan Theora codec, engine daratan dan vegetasi (dimana mensuport tree billboarding, Occlusion Culling dengan Umbra), built-in lightmapping dan global illumination dengan Beast, multiplayer networking menggunakan RakNet, dan navigasi mesh pencari jalur built-in.

- Platforms
   Unity support pengembangan ke berbagai plaform. Didalam project, developer memiliki kontrol untuk mengirim keperangkat mobile, web browser, desktop, and console. Unity juga mengijinkan spesifikasi kompresi textur dan pengaturan resolusi di setiap platform yang didukung.

- Asset Store
Diluncurkan November 2010, Unity Asset Store adalah sebuah resource yang hadir di Unity editor. Asset store terdiri dari koleksi lebih dari 4,400 asset packages, beserta 3D models, textures dan materials, sistem particle, musik dan efek suara, tutorial dan project, scripting package, editor extensions dan servis online.

- Physics
Unity juga memiliki suport built-in untuk PhysX physics engine (sejak Unity 3.0) dari Nvidia (sebelumnya Ageia) dengan penambahan kemampuan untuk simulasi real-time cloth pada arbitrary dan skinned meshes, thick ray cast, dan collision layers.








SUMBER:
http://marne.im3.web.id/IT/pengajaran-2420/DarkBASIC_7480_marne-im3.html
http://www.hermantolle.com/class/docs/unity-3d-game-engine/
http://www.plimbi.com/review/139992/cryengine
http://www.garagegames.com/community/blogs/view/16727
http://www.ogre3d.org/about
http://www.ksl-ubl.or.id/2014/04/blender-270.html

No comments:

Post a Comment

Followers

Follow The Author